Penulis: Angga Yayang Erawan
PENDAHULUAN
ISO 9001 adalah standar sistem manajemen mutu yang diakui secara internasional. Dalam proses transisi dari ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2015, terjadi perubahan signifikan di beberapa bagian standar, salah satunya adalah pada Pasal 5. Pasal ini berkaitan dengan Tanggung Jawab Manajemen dalam sistem manajemen mutu. Artikel ini akan mengulas perbedaan utama antara kedua versi tersebut
| ISO 9001:2008 | ISO 9001:2015 |
| 5. Tanggung Jawab Manajemen | 5. Kepemimpinan |
| 5.1 Komitmen Manajemen | 5.1 Kepemimpinan dan Komitmen |
| 5.2 Fokus Pada Pelanggan | 5.2 Kebijakan |
| 5.3 Kebijakan Mutu | 5.3 Peran, Tanggung Jawab dan Wewenang Organisasi |
| 5.4 Perencanaan | |
| 5.5 Tanggung Jawab, Wewenang dan Komunikasi | |
| 5.6 Tinjauan Manajemen |
Dilihat dari table perbandingan diatas, ISO 9001:2015 mengalami pergeseran terminology dan fokus dari “Tanggung Jawan Manajemen” menjadi “Kepemimpinan”. Artinya adalah bahwa perubahan lebih ditekankan kepada keterlibatan aktif manajemen puncak dalam semua aspek Sistem Manajemen Mutu dan juga mencerminkan integrasi yang lebih erat antara strategi bisnis organisasi dan Sistem Manajemen Mutu.
- Pasal 5.1 ISO 9001:2015, lebih menekankan tanggung jawab langsung manajemen puncak (Top Management) dan secara harus secara aktif memimpin dan bertanggung jawab efektifitas SMM (Sistem Manajemen Mutu) sehingga konsep “Wakil Manajemen” atau “Management Representative” dihapus dan tanggung jawab peuh diberikan kepada manajemen puncak.
- Pasal 5.1.2 ISO 9001:2015, Konsep “Customer Focus/Fokus pada Pelanggan” diperluas. Dengan kata lain Manajemen Puncak harus memastikan bukan hanya persyaratan pelanggan telah dipenuhi tapi risiko dan peluang terkait kepuasan pelanggan diidentifikasi dan dikelola.
- Pasal 5.2 ISO 9001:2015, Manajemen Puncak masih bertanggung jawab dalam menetapkan kebijakan mutu. Namun konsep kebijakan dalam versi 2015 ini harus mencerminkan konteks dan arah strategi bisnis organisasi. Selain itu, Kebijakan Mutu ini harus disebarluaskan, dipahami dan diterapkan di seluruh organisasi.
- Pasal 5.3 ISO 9001:2015, Manajemen Puncak harus memastikan bahwa tanggung jawab dan wewenang ditetapkan, disampaikan dan dipahami, terutama terkait pencapaian hasil kinerja dari SMM
Perbedaan Utama :
Kesimpulan akhir dari artikel ini adalah Perubahan dari ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2015 di Pasal 5 menunjukkan peningkatan fokus pada kepemimpinan aktif, integrasi strategis, dan pemikiran berbasis risiko. Manajemen puncak memainkan peran yang lebih signifikan dalam memastikan bahwa sistem manajemen mutu tidak hanya efektif, tetapi juga selaras dengan tujuan jangka panjang organisasi.
***
Divisi Quality Sentral Sistem Consulting siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi Quality Improvement System untuk industri otomotif (IATF 16949:2016) atau Quality Management System yang digunakan untuk berbagai organisasi dan membantu melayani Sertifikasi & Pelatihan ISO, antara lain ISO 9001, ISO ISO 14001, ISO 45001, ISO 37001, ISO 27001, ISO 50001, ISO 37301.
Info lebih lanjut hubungi:
WA/Telp: 0821-2121-9252
Email: info@sentralsistem.com
Instagram: @sentral.sistem
Linkedln: Sentral Sistem Consulting
Facebook: Sentral Sistem Consulting
What did you think of this post?